Sabtu, 19 Januari 2013

Fan Fiction ~ Diamonds Island Part 6




Tittle : Krystal (Diamonds Island) Part 6.
Author : Mutiara Dini (Kwon Yura/araraa)
Cast :
Cast : Krystal f(x) as Princess Krystal , SeungRi Bigbang as SeungRi, G-Dragon Bigbang as Jiyong,  Yesung SJ as Yesung, Zico Block B as Zico, B-Bomb Block B as Minhyuk, Kyuhyun SJ, Yonghwa CN Blue, Hongki Ft.Island, Himchan B.A.P (was died), Jaehyo Block B, Youngjae B.A.P, Sehun Exo-K, Baro B1A4, and other… (lihat yang lebih lengkap di part1)
Warning : maaf gaje XD, dilanjutin kalo ada yang baca… hehe~ banyak Typo(s) .
Genre : fantasy.

-Happy Reading-

*Yukwon POV
                Sekarang pukul 5 Sore. Kita pulang dengan berlian lagi. Ini menyenangkan. Tapi.. kenapa feelingku tidak enak hari ini. Aku menatap Zico dan Pyo yang masih asik dengan berlian-berlian ditangannya. Laki-laki bodoh yang bernama Jaehyo itu sudah perlahan menjauh. Taeil Hyung terdiam sama sepertiku, Minhyuk Hyung sibuk dengan ponselnya. Sedangkan Kyung.. aku tidak pernah mengerti dengan apa yang dia lakukan dan dia pikirkan. Dengan tatapan yang seperti itu apa dia sedang berpikir? Ahh.. tidak jelas.
“Hyung.. kenapa melihatku seperti itu?” Tanya Kyung.
“Apa yang kau pikirkan?” Aku berbalik bertanya pada Kyung.
“Aku hanya terpikir kalau akan terjadi sesuatu hari ini entah apa. Ada yang janggal dan sangat mengganggu pikiranku.” Kata Kyung. Ahh benar dia sedang berpikir. Dan pikirannya sama sepertiku. Semua terlihat berpikir, lalu mengapa Zico dan Pyo sangat santai.
“Apa kau juga berfikiran sama denganku Hyung?” Tanya Kyung lagi.
“Ye.” Jawabku singkat.
“Aku rasa kita harus segera pergi darisini.” Kata Minhyuk Hyung tiba-tiba, membuatku dan yang lain menatapnya seketika.
“Wae?” Tanya Zico yang kemudian mendekati Minhyuk Hyung.
“Prajurit istana bisa saja menyerang kita.” Kata Minhyuk Hyung lagi. Aku terdiam.
“Kenapa tidak kita lawan. Aku bisa melawan mereka.” Kata Zico.
“Mungkin kau bisa, tapi tidak semua dari kita bisa melawan mereka.” Taeil Hyung mulai berdiri.
“Ne Zico. Mereka banyak. Kita hanya berenam, Sunny dan Victoria tidak bersama kita hari ini. Anak buah kita sudah habis karena JiYong. ini sangat berbahaya.” Kata Minhyuk Hyung lagi sangat serius.
“MinHyuk Hyung benar. Pemimpin prajurit istana yang bernama Kyuhyun sangat hebat. Kekuatannya sebanding dengan Yesung dan JiYong. dia tak akan meninggal hanya dengan peluru kita.” Kataku.
“Menakutkan.. kalau terjadi peperangan antara kita dan prajurit istana hari ini.. akulah yang akan mati duluan.. huwaa.. aku tidak mau itu terjadi. Aku harus menikahi kekasihku bulan ini.” Kata Kyung membuat Zico mendorong Kyung hingga jatuh.
“Kau masih memikirkan kekasih bodohmu itu?? Kau ini perompak! Jangan pengecut! Kalian juga!!” kata Zico. Dia terlihat sangat emosi. Dia memang tidak memperdulikan Kyung.
“Jangan emosi Zico! Kyung hanya bisa menggunakan pistolnya tanpa kekuatan apapun. Jadi kau juga harus memikirkan Kyung.” Kata Taeil Hyung memegang bahu Zico. Aku mendengar langkah kaki seseorang mulai mendekat. Aku bersiap mengeluarkan pistolku. Minhyuk juga terlihat mengikutiku.
“Hey kalian!” Panggil seseorang. Benar saja.. ada seseorang yang berani-beraninya muncul dihadapan kita.
“Siapa kau?” Tanya Pyo. Aku sudah mengarahkan pistolku pada laki-laki itu.
“Aku Baekhyun.. ikuti aku kalau kau pemberani.” Laki-laki itu menantang kami. Huahh.. ingin aku ludahi saja wajahnya.
“Ayo ikuti dia!” kata Pyo seraya menarik tangan Kyung. Kyung seperti tidak ingin ikut. Ada apa dengan namja ini.
“Apa ini bukan jebakan?” kata Minhyuk hyung berbisik padaku. Seketika aku menghentikan langkahku. Kenapa tidak terpikirkan olehku kalau ini adalah jebakan. Tapi..
“Hey Hyung!! Apa yang kalian berdua lakukan! Namja bodoh itu akan menganggap kita pecundang!” kata Zico berteriak.” Aku tidak ingin melanjutkan langkahku. Tapi MinHyuk hyung berkata lagi padaku mengenai janji seorang perompak selatan. Ya.. apapun yang terjadi aku harus menghadapi mereka. Dan kami terus mengikuti namja itu.
*Author POV
“Kalian siap?” suara itu menyambut perompak selatan. Ya.. itu suara Kyuhyun. Memang benar firasat Minhyuk kalau perompak selatan sedang dijebak. Kyuhyun dan yang lain melakukan ini atas suruhan Krystal yang tak tega melihat Youngjae dan yang lain selalu dikasari oleh perompak selatan yang tidak tahu diri itu.
“Mana anak buah kalian? Apa kalian Cuma segini?” Tanya Yonghwa dengan tatapan tajamnya pada Zico yang juga menatap Yonghwa tajam. Zico tetap diam.
“Kalian sudah sangat nyaman selalu lepas dari pengawasan kita. Benar begitu bukan??? Berapa banyak yang sudah kalian bunuh? Berapa banyak berlian yang kalian ambil? HAH???!” Kyuhyun membentak perompak selatan.
“Kau pikir kita takut denganmu??” Zico mulai bicara.
“Itu bagus! Baiklah..Kalian ber-enam dan kita akan ber-enam.” Kata Kyuhyun. Seketika keempat prajurit baru itu menatap Kyuhyun. Semua prajurit lain mundur. Kini ada 7 prajurit. Lalu siapa yang tidak ikut melawan perompak selatan?
“Kau mundur saja Gongchan.” Kata Kyuhyun.
“Aish Hyung! Aku ingin melawan mereka.” Kata Gongchan kesal.
“Gongchan-ah.. Kyuhyun berusaha melindungimu. Mereka bukan lawan sebanding untukmu. Kau mundur saja.” Kata Hongki.
“Aku juga ikut melawan Yesung saat itu. Kalian ingat??” Gongchan berusaha meyakinkan yang lain.
“Ah! Aku bilang mundur saja! Saat itu bahkan pelurumu hanya mengenai 2 orang anak buah Yesung! Kalau kau banyak bicara. Kapan kita memulai untuk melawan mereka??! Mundur!” Kyuhyun emosi.
“Ne.. aku mundur.” Gongchan mengalah dan mundur dengan prajurit lain. Dia sudah berpakaian seperti prajurit yang sangat hebat tapi kenyataan kalau dia harus tereliminasi. Gongchan hanya bisa menonton. Poor Gongchan..
                Kyuhyun dan semuanya mulai mengambil ancang-ancang. Senjata sudah mereka persiapkan. Perlahan prajurit yang tidak ikut perang juga bersembunyi untuk menghindari tembakan. Baekhyun sudah pergi ke istana lagi. Kyung terlihat sangat gugup. Dia mengarahkan tembakannya pada Kyuhyun, perang belum dimulai tapi Kyung sudah menembak ke arah Kyuhyun. Tapi tembakan itu tak membuat Kyuhyun bergerak sedikitpun. Minwoo membalas tembakan Kyung dengan menembak dada Kyung tiga kali dan Kyung tersungkur. Taeil berusaha membangunkan Kyung tapi sudah terlambat.
                Di susul dengan tembakan Zico berkali-kali kearah Kyuhyun dan yang lain. Yoseob terkena tembakan, tapi dia masih bertahan dan menahan rasa sakitnya sampai akhir.
Suasana menjadi hening sesaat setelah itu. Perompak selatan hanya tersisa Zico, Yukwon, dan MinHyuk. Kini Kyuhyun mendorong Zico ke pohon. Menendang pistol Zico, Kyuhyun juga menarik kerah baju Zico.
“Katakan kalau kau menyerah!” kata Kyuhyun. Sementara Minwoo dan JongUp mengarahkan pistolnya di kepala Zico. Yonghwa saling mengarahkan pistol dengan Minhyuk. Dan Yukwon sudah meletakkan pistolnya ke tanah pertanda kalau Yukwon menyerah. Tapi Hongki masih berhati-hati dan masih mengarahkan pistolnya ke leher Yukwon.
“Aku tak akan menyerah!” kata Zico yang masih belum mau mengakui kesalahannya, padahal dia sudah ada di posisi yang sulit. Dengan gampang Minwoo dan JongUp menembak kepala Zico sekarang. Tapi Kyuhyun belum memberi perintah.
“Kau bisa selamat sekarang. Asal kau mau minta maaf pada seluruh rakyat Diamonds Island. Kau sudah membunuh sebagian dari keluarga mereka belakangan ini.” Kata Kyuhyun.
“Aku masih tidak habis pikir dengan apa yang ada di otakmu! Hanya karena Berlian! Ini tidak masuk akal! Pulaumu terlalu miskinkah sampai kau mengusik ketenangan pulau kami!??! Kau sudah merasa kuat??! Kau tidak tahu siapa Kyuhyun??!” lanjut Kyuhyun kasar.
“Kalau aku bilang aku tidak mau. Kau mau apa??” kata Zico masih dengan angkuhnya. Kyuhyun memberi pukulan keras di perut Zico, hingga Zico terjatuh. Kyuhyun melirik JongUp saja. Lalu JongUp memberikan satu tembakan di kepala Zico. Zico terdiam seketika.
“Zico!” Minhyuk berteriak. Kyuhyun segera mengarahkan pistolnya kearah Minhyuk.
“Kau kah sang jagoan perompak selatan yang membuat tangan Youngjae terluka parah?? Kau Minhyuk??” Tanya Kyuhyun menatap Minhyuk dan dengan senyuman khasnya. Minhyuk segera menendang perut Yonghwa dan berlari pergi. Yukwon pun juga menendang Hongki lalu pergi menjauh. Hongki ingin mengejar mereka tapi Kyuhyun melarangnya.
“Biarkan saja! Mereka tak akan berani ke pulau ini lagi.” Kata Kyuhyun.
“Mana Yoseob??” Yonghwa teringat yoseob yang tadi terkena tembakan.
“Ah iya.. Yoseob terkena tembakan.” Minwoo juga ikut khawatir.
“Hyung! Kau hebat sekali.. aku melihat sampai akhir.. aku yakin pasti suatu saat akan menjadi prajurit yang hebat sepertimu.” Tiba-tiba Gongchan muncul dari balik pohon dengan wajah cerianya. Kyuhyun dan Hongki mengerutkan dahinya. Heran melihat ekspresi Gongchan.
“Mana Yoseob?” Tanya Yonghwa pada Gongchan.
“beberapa prajurit istana yang lain sudah membawanya ke rumah sakit.” Kata Gongchan santai.
“Lalu apa yang kau lakukan disini???” Tanya Hongki.
“Kau tak menemaninya?” giliran Yonghwa yang bertanya.
“Aku kan tidak mau melewatkan untuk tidak melihat perang ini. Tentu saja aku melihat kehebatan kalian sampai akhir.” Kata Gongchan.
“Gong Chan Shik!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” kata semua bersamaan lalu segera berlari menuju rumah sakit. Gongchan mengedip-ngedipkan matanya, dia tak mengetahui letak kesalahannya dimana.
“Kenapa meneriaki namaku??”
***
*SeungRi POV
                Hari ini aku memberanikan diri mengajak kekasihku untuk pergi berdua denganku. Aku tahu ini bahaya. Tapi aku ingin sekali bertemu dengannya. Sampai sekarang aku masih tinggal di rumah YoungJae tak mengabari Hyungku sama sekali. Lagipula dia tak terlihat mencariku. Dia memang tak pernah menganggap aku penting, jadi untuk apa aku memikirkannya.
                Aku menunggu Krystal di rumah Jaehyo. Jaehyo memberitahuku arah untuk pergi ke sebuah air terjun indah di pulau ini. Ini masih pagi, perompak-perompak pasti belum beraksi saat ini. Sehun terlihat masih kesal padaku, aku tahu aku sudah merebut seseorang yang dia suka. Tapi aku tidak bisa membohongi perasaanku sendiri. Terlebih Sehun juga tidak mau menyatakan perasaannya pada Krystal. Aku rasa tidak apa-apa kalau aku yang menyatakan perasaanku lebih dulu. Namun, hari ini dia juga ikut memasak bersama Youngjae untuk membawakan bekal di hari kencanku dengan Krystal. Mungkin Sehun mulai memaafkan aku.
                Setelah menunggu lama, Krystal tiba di rumah Jaehyo. Demi Tuhan dia sangat cantik. Dia mempersiapkan diri dengan baik. Aku menatap kagum kekasihku itu. Baro yang juga ada disebelahku mendorongku untuk segera menghampiri Krystal. Kini aku berhadapan dengannya. Youngjae mendekat dan memberikan bekal makanan yang sudah ia buat bersama Sehun pada Krystal. aku menggenggam tangan Krystal dan segera pergi memulai kencan kita.
                Di tengah-tengah perjalanan, Krystal terlihat lelah. Aku mengajaknya berhenti sejenak dibawah sebuah pohon besar yang rindang. Angin menerpa tubuh kita.
“Chagiya..” aku memanggilnya pelan.
“Ne..” Krystal menjawab dengan lembut. Aku memegang tangannya sekarang.
“Maafkan aku.. karena sudah membuat suasana kencan kita selalu tidak menyenangkan. Kita harus sembunyi-sembunyi. Aku benar-benar minta maaf.”
“Kau ini bicara apa? Gwenchana… aku juga belum bisa memberitahu semua orang di istana. Aku takut terjadi apa-apa padamu.” Krystal membelai pipiku.
“Ini semua karena aku sudah terlanjur mereka kenal sebagai perompak. Mereka tak akan mempercayaiku. Tapi aku janji akan memberanikan diri ke istana suatu saat.”
“Ne Oppa.. tidak usah terburu-buru. Asal bisa bertemu denganmu saja aku sudah bahagia.” Kata Krystal yang membuatku tersenyum.
“Saranghaeyo..” kataku.
“Nado saranghaeyo Oppa..” jawab Krystal. aku memeluknya. Setelah itu memberikan air minum padanya dan segera melanjutkan perjalanan kita menuju air terjun.
                Saat melewati sebuah pasar.. astaga kini Chaerin ada di hadapanku. Dia mungkin sedang berbelanja. Apa yang harus aku katakana padanya. Dia sangat terkejut melihat tanganku yang menggandeng tangan Krystal.
“Oppa! Kau sedang apa?? Kemana saja kau??” Tanya Chaerin.
“Siapa dia?” Tanya Krystal padaku.
“Dia perompak Timur.” Kataku, dan Krystal bersembunyi dibelakangku.
“Tidak usah takut. Dia tak akan melukaimu.” Kataku pelan.
“Kau bersama Krystal??? aigoo.. aigoo… bagaimana kalau sampai JiYong Oppa melihatmu? Kau bisa dibunuhnya Oppa! Ayo pulang!” Chaerin ingin menarik tanganku.
“Shireo! Kau pulang saja dulu. Aku tahu kau dan Taeyang Hyung yang paling mengerti aku. aku mohon padamu sekarang.. jangan pernah beritahu pada JiYong Hyung dimana aku sekarang. Dan kau juga harus tahu kalau Krystal adalah kekasihku sekarang.” Kataku melepaskan tangan Chaerin yang akan menarikku.
“Mwo?? Kekasihmu?? Aku sangat menyesal mendengarnya darimu. Aku tak tega untuk memberitahukannya pada JiYong Oppa. Tapi kau seperti tidak tahu Hyungmu saja. Dia pasti akan mengetahui semuanya tak lama lagi. Berhati-hatilah.” Kata Chaerin. Aku tahu Chaerin seseorang yang bisa dipercaya.
“Dan kau! Jangan menyesal sudah menjadi kekasih SeungRi. Nyawamu terancam kau tahu itu!” kata Chaerin menunjuk Krystal. aku menghempaskan telunjuk Chaerin.
“Jangan kasar padanya! Pulanglah!” dan aku melihat Chaerin tanpa berkata apapun lagi segera pergi meninggalkanku dan Krystal.
***
                Setelah berjalan jauh, akhirnya aku dan Krystal sampai di air terjun yang diceritakan Jaehyo tadi. Benar yang dikatakan Jaehyo. Air terjun ini sangat indah. Krystal sudah pernah ke air terjun ini empat kali. Tapi ini pertama kalinya untukku.
                Kita berjalan untuk lebih dekat dengan air terjunnya. Percikan air terjun itu kini membasahi tubuh kita. Kita duduk di sebuah batu besar. Menatap air terjun indah itu berdua.
When I see your face…
There's not a thing that I would change…
'Cause you're amazing…
Just the way you are..
And when you
smile..
The whole world stops and stares for a while….
'Cause girl you're amazing
Just the way you are……………….
“Oppa.. jika aku mati, apa yang akan kau lakukan?” Tanya Krystal tiba-tiba. Aku menatapnya.
“Kau tak akan mati. Aku akan melindungimu.” Kataku kemudian mencium keningnya.
“Ini hanya seandainya. Jawab saja Oppa..”
“Aku akan membunuh orang yang membuat kau meninggal setelah itu aku akan bunuh diri.”
“Kenapa seperti itu Oppa..?”
“Tentu karena aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu Krystal. aku tak akan hidup di Bumi ini lagi kalau kau juga tak ada disini.” Kataku tulus.
“Aku juga mencintaimu Oppa..” Krystal memelukku. Lalu dia berdiri seperti ingin mengajakku bercanda. Dia ini sangat manja. Tapi aku suka Krystal yang seperti itu. Ini yang membuatku selalu merindukannya. Caranya berbicara, saat dia tertawa.. aku tidak mau Yesung atau JiYong membuat Krystalku meninggal. Aku tidak mau.
                Saat masih bercanda, Krystal terpeleset. Tapi aku berhasil menangkapnya. Aku memegang pinggangnya agar ia tidak terjatuh. Dia segera memelukku lagi.
“Kau baik-baik saja..” kataku menenangkannya. Dia terlihat masih terkejut karena akan terjatuh. Aku mendekatkan wajahku ke wajahnya. Menatap dalam mata Krystal. aku berusaha menyampaikan pada Krystal melalui mataku kalau aku sangat menyayanginya. Aku tidak ingin kehilangannya dan akan selalu melindunginya. Semakin dekat hingga bibir kita bersentuhan. Ya kita berciuman saat itu. Ciuman pertama kita di bawah percikan air terjun yang membasahi tubuh kita. Ini bukan yang pertama untukku. Tapi ini yang pertama untuk Krystal. dan pertama untuk kita.
***
*Author POV
                Beberapa hari kemudian di istana. Kyuhyun, dan yang lain juga Baekhyun,Krystal dan JiYeon sedang mengobrol di halaman istana. Di suasana malam yang penuh bintang. Ditemani minuman high class yang sudah di sediakan Baekhyun. Baekhyun mengambilnya dari dapur istana.
“Ini adalah pesta kecil-kecilan untuk menyambut pulangnya Yoseob dari rumah sakit.” Kata Minwoo yang kini duduk disebelah JiYeon.
“Kalian berlebihan. Aku tidak apa-apa. Kenapa harus disambut seperti ini?” kata Yoseob.
“Aku senang kau sudah sembuh.” Krystal tersenyum pada Yoseob.
“Terimakasih tuan putri karena sudah peduli padaku.” Kata Yoseob sedikit menunduk.
“Ayo diminum. Kenapa tidak mulai daritadi? Kalian terlalu banyak bicara.” Gongchan segera mengambil gelas kecil untuk tempat minumannya. Tapi Kyuhyun memukul kepala Gongchan.
“Kau ini! Sopanlah sedikit! ada tuan putri disini.” Kata Kyuhyun.
“Ah ne, mianhaeyo Tuan putri.” Kata Gongchan, tapi masih dengan minuman di gelasnya. Yonghwa dan Hongki menggeleng pelan melihat kelakuan GongChan.
“Krystal.. kau jarang terlihat akhir-akhir ini.” Tanya Yonghwa.
“Mmm..” Krystal terlihat bingung akan menjawab apa.
“Itu benar sekali.. dia sekarang jarang memintaku untuk menemaninya lagi.” Kata Baekhyun.
“Aku hanya suka pergi ke rumah Jaehyo sekarang. Dia punya seekor kelinci yang sangat lucu. Aku ingin melihat kelinci itu setiap hari.” Krystal terpaksa berbohong. Karena tak berani mengatakan kalau dia sering bertemu dengan SeungRi.
“Kenapa tidak pergi bersamaku atau JiYeon? Tanya Baekhyun.
“Aku tidak mau merepotkan siapapun. Rumah Jaehyo sangat dekat dengan istana kan? Aku rasa aku bisa pergi sendiri.” Jawab Krystal.
“Hati-hati .. jangan sampai kau bertemu dengan SeungRi lagi. Atau Raja dan Dua kakakmu itu pasti akan menyuruhku untuk membunuhnya.” Kata Kyuhyun setelah meneguk minuman di gelasnya.
“Kau bicara apa Oppa.. aku tidak bertemu dengannya.” Krystal terlihat gugup.
“Kau menyembunyikan sesuatu?” Tanya Baekhyun. Baekhyun bisa melihat dari ekspresi Krystal. JiYeon merangkul Krystal.
“Tuan putri terlihat sangat gugup..” kata JiYeon.
“Kau ingin bercerita sesuatu pada kita?” Tanya Yonghwa.
“Katakan saja.. Orangtuamu dan juga kakaku mungkin sudah tidur sekarang.” Lanjut Yonghwa. Sementara Kyuhyun hanya tersenyum kecil. Kyuhyun sudah mengetahui semuanya dari Baro. Bahkan Kyuhyun juga sudah sempat mengobrol dengan SeungRi. Hanya saja Kyuhyun tidak mengatakannya pada Krystal.
“Apa kalian berjanji akan mendukungku?” Tanya Krystal.
“Hal apa yang tak pernah aku dukung…? saat kau bertingkah laku buruk pun aku selalu mendukungmu. Aku akan sangat kecewa saat kau sudah berusaha menyembunyikannya sendiri tanpa memberitahuku.” Kata Baekhyun. Seketika Krystal merangkul sahabatnya itu.
“Kita akan mendukungmu Krystal..” kata Yonghwa tersenyum.
“Benar kan Hongki?” Tanya Yonghwa, Hongki malah sibuk di dengan JongUp bermain ponsel.
“Ah ne.. aku kan bekerja disini untuk Krystal.. hehe..” Jawab Hongki.
“Selama ini.. aku sudah berpacaran dengan SeungRi.” Kata Krystal pelan. Seraya menengok kesana-kemari.
“Mwo???” semua terkejut kecuali Kyuhyun dan JongUp.
“Mwo?” kata JongUp terlambat. -___-
“Perompak Timur?? Kalau Raja tahu hal ini……” kata Baekhyun. Krystal segera membungkam mulut Baekhyun dengan tangannya.
“Dia tidak jahat.. percayalah.. dia itu sangat baik padaku. Dia mencoba melindungiku dari Yesung. Aku mencintainya.” Kata Krystal mencoba menjelaskan.
“Aku percaya..” Kyuhyun membuat semua heran, karena dulu Kyuhyun sangat membenci SeungRi. Setelah itu, Kyuhyun menjelaskan semuanya pada yang lain. Krystal sangat lega. Setidaknya SeungRi bisa sedikit leluasa.
“Krystal.. kau…” suara Siwon terdengar. Dia tiba-tiba saja ada di belakang Krystal. O’oowww…
“Oppa..” Krystal sangat terkejut dan takut melihat Siwon. Apa Siwon mendengar semua yang dibicarakan Krystal dan Kyuhyun?.

~Continue


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar