Senin, 08 April 2013

Fan Fiction ~ Just For You Part 1.



Tittle : Just For You.
Author : Mutiara Dini / Kwon Yura.
Cast : JiYeon T-ARA , Woohyun Infinite, Minzy 2NE1, DaehyunB.A.P
Other Cast: temuin sendiri ^^
Disclaimer : FF ini asli punya saya, Cast punya Tuhan, NoBash, No Plagiat.

~ Jiyeon
JiYeon adalah gadis sederhana yang berasal dari Busan, dia memilih bersekolah di Seoul dan tinggal di sebuah apartment kecil. JiYeon gadis yang baik hati dan tulus.

~Woohyun
Woohyun adalah laki-laki yang sebenarnya tinggal di keluarga kaya raya di Seoul. Tapi Woohyun hanya anak adopsi di keluarga itu, Woohyun juga selalu di bully di sekolahnya, dan dia juga sempat memiliki kekasih yang sangat matrealistis. Hingga akhirnya dia depresi berat.

~Minzy
Minji adalah teman baik JiYeon, Minji anak yang sangat ceria juga apa adanya. Dia kurang menyukai Woohyun.

~Daehyun
Daehyun adalah laki-laki paling popular di sekolah. Diasangat berbakat dan sangat terkenal karena suara emasnya.

-Happy Reading-

*Author POV
                JiYeon menatap jam dindingnya, sudah pukul 7 pagi dan namja di hadapannya belum jugabangun. JiYeon sudah bersiap dengan seragam sekolahnya.
“Woohyun-ssi, bangunlah.. aku akan berangkat ke sekolah..”kata JiYeon mengoyak pelan bahu Woohyun yang kemudian menggaruk kepalanya danmasih lemas mengumpulkan nyawa-nyawanya untuk segera bangun.
~*~*~*~*~
                Woohyun adalah namja yang di tolong JiYeon sekitar 1 tahun yang lalu. Woohyun akan bunuh diri tapi di gagalkan oleh JiYeon. Kini Woohyun tinggal di apartment kecil JiYeon tanpa sepengetahuan orangtua JiYeon di Busan.
                JiYeon sangat baik pada Woohyun, memberi tempat tinggal gratis, memasak makanan untuknya setiap hari, merawatnya saat sakit. JiYeon sangat tulus dan sangat simpati pada Woohyun.
~*~*~*~*~
*Woohyun POV
                Aku melihatnya mulai keluar apartment untuk berangkat sekolah. Yeoja itu.. ingin sekali aku mengantarnya, tapi kakiku.. ah Woohyun, jangan memikirkan yang tidak-tidak.
‘makanlah yang banyak Woohyun-ssi’
Aku melepas Note kecil berwarna Pink yang menempel pada KulKas. Aku tersenyum. Pandanganku kini beralih pada fotoku dan JiYeon yangjuga menempel di Kulkas. Aku menyentuh foto itu pelan.
“Gomawo..” kataku lirih.
~*~*~*~*~
*JiYeon POV
“JiYeon-ah! Apa kau bisa mengantarku nanti malam? Sudah satu tahun ini kau jarang sekali bisa pergi bersama denganku.” Minji menatapku kecewa. Dia sahabatku dari kecil, dan memang aku kini jarang sekali pergi bersamanya.
“Kemana??” Tanyaku.
“Menonton Musical..Ini musical pertama Jung Daehyun. Bukankah kau sangat menyukainya? Kau harus menunjukkan kepedulianmu JiYeon..” Minji sangat semangat membujukku.
“Jinjjayo?” Aku menjadi sangat antusias saat mendengar nama Jung Daehyun. Aku sangat menyukainya sejak lama.
“Ne.. kau tak akan melewatkannya kan..?”
“Tapi Woohyun….” Ekspresi wajahku berubah seketika saatmengingat Woohyun Oppa.
“Ah jeongmal! Kau selalu mempedulikannya. Dia bukan kekasihmu. Dia bukan keluargamu.. kau menjadi kurang bersenang-senang karena terus memikirkan namja itu.” Minji terlihat kesal.
“Minji-ya.. dia sudah seperti kakak kandungku.. aku tidak akan mungkin bisa meninggalkannya sementara dia belum makan.”
“Ayolah JiYeon…. Aku akan mendekatkan kau dengan Daehyun Oppa. Aku sudah mendapatkan nomor ponselnya.” Minji tersenyum membujuk. Seketika aku seperti melihat tanduk merah di kepala Minji. Yeoja ini… aku tidak tahu kapan dia berhenti membujukku.
“Baiklah.. tapi aku harus pulang lebih dulu. Aku tidak mau membuatnya khawatir.”
“Ne, aku akan menunggumu di stasiun.”
~*~*~*~*~
--Di Apartment—
                Aku memasak untuk makan malamnya. dia menghampiriku di dapur dengan kaki kanannya yang harus selalu menggunakan penyangga.
“Apa yang kau lakukan disini? Kau tunggu saja di Meja makan ne..”
“Aniya.. aku bosan, ada yang bisa aku bantu?”
“Menyanyilah untukku.” Kataku yang sepertinya sedikit membuatnya terkejut.
“Aku tidak bisa menyanyi.” Elaknya lalu menggaruk-garuk kepala belakangnya.
“Bohong. Kau menyanyi untukku saat kau mengira aku sudah tidur. Aku belum tidur saat itu, aku mendengarnya dan suaramu sangat bagusWoohyun-ssi.”
“Mungkin kau bermimpi..” dia masih berusaha menyembunyikan suara emasnya itu dariku.
“Baiklah. Kalau begitu tidak ada yang bisa kau lakukan disini. Kembali saja ke meja makan.” Aku mempoutkan bibirku.
Beberapa detik kemudian dia mulai bernyanyi. Seketika aku menghentikan aktifitasku.

“Jakku iksukhan hyanggi naneyo
geudael seuchyeotdeon barami
Jigeum nae gyeoteul jinaganabwayo
Naui gaseumsoge
geudaemaneul bichuneun haessaringabwayo
Apeun sangcheokkaji gamssajuneungeollyo
Love U geudael tteoollimyeo ije
dasi kkok nuneul gamjyo

Saranghae geudae du nun chaeul su itdamyeon
Saranghae geudae naege useum boyeojundamyeon
Jeogi byeolbitmajeodo
modu gajyeoda jultende
Saranghae ireon nae mam jeonhal su itdamyeon
Saranghae geudae geu mam gareuchyeo jundamyeon
Na modu darmagalkkeyo
Love U Love U Love U yeongwonhi~”
(Howl – Love U)

                Dia menyanyikan salah satu soundtrack dari ‘Boys Before Flower’, dia tahu aku sangat menyukai lagu itu. Jantungku seperti berhenti berdetak. Suaranya memang masih kalah bagus dengan suara Jung Daehyun, tapi entahlah.. aku merasa sangat damai saat mendengarkan suaranya.
“Gomawo oppa..” kataku tanpa menoleh ke arahnya. Aku tersenyum seraya melanjutkan memasak.
“Kau memanggilku Oppa?” Tanyanya.
“Ne..” jawabku masih senyum-senyum sendiri.
“Ah jantungku…”
“Wae?” Aku menoleh cepat ke arahnya. Aku kira terjadi sesuatupada jantungnya. Tapi dia malah tersenyum menatapku.
“Berdebar. Ini pertama kalinya aku mendengar kau memanggilku dengan Oppa..”
“Ne, karena Woohyun-ssi menyanyikan aku sebuah lagu yang aku suka.” Kataku seraya berbalik dan kembali melanjutkan memasak.
“Ah.. n.. ne.. aku bernyanyi hanya untukmu. Tak ada yang pernah mendengarku bernyanyi kecuali kau.” Jawabnya lalu terdengar langkahnya dan suara penyangga kakinya mulai menuju meja makan.
--30 menit kemudian—
--Di meja makan—
“JiYeon jjang..” Woohyun Oppa menunjukkan dua ibu jarinya padaku.
“Gamsahamnida…”
“Mmm.. Woohyun-ssi..”
“Ne..”
“Aku akan menonton musical setelah ini.. dengan Minji..”
“Kenapa izin padaku? Pergilah jika itu membuatmu senang..”dia tersenyum.
“Tapi..”
“Wae?”
“Aku akan melewatkan menonton drama bersamamu nanti.”
“Internet…. Kita akan menontonnya di Youtube lain waktu.Pergilah.. musical itu jauh lebih menyenangkan. Andaikan aku juga bisamelihatnya.” Kata-katanya membuat hatiku tersentuh, Penyangga itu membuatnya menjadi lelah berjalan lama, Woohyun Oppa tak bisa merasakan senangnya menonton musical.. woohyun oppa tak bisa merasakan rasanya jalan-jalan di luar rumah sesuka hati. Andai aku bisa membelikan kursi roda untuknya. Dia masih tersenyum walau aku tahu dia sangat bosan.
“Ada pesan di ponselmu..”
“Ah ne..” aku membuka pesan itu dan ternyata dari minji.
“Apa dari Minji? Bersiap-siaplah sekarang. Kau tidak mauterlambat menonton musicalnya kan?” Tanyanya. Aku mengangguk dan tersenyum lalusegera ke kamar untuk siap-siap.
~*~*~*~*~
*Author POV
                Pertunjukan sudah berakhir dan kini JiYeon masih tak percaya dia bisa berada di dalam mobil Daehyun. JiYeon terus memutar-mutar cincin yang melingkar di jari manis tangankanannya. Dia sangat gugup dan tak tahu harus memulai pembicaraan darimana.Daehyun hanya diam, terlihat sangat focus saat mengemudikan mobil.  Minji yang merencanakan semua ini. Minji berusaha merencanakannya untuk JiYeon. JiYeon sangat menyukai Daehyun. 25 menitsuasana di dalam mobil sangat hening. JiYeon menatap ke luar jendela. Daehyun untuk pertama kalinya menoleh kearah JiYeon.
“Apa kau suka pertunjukan Musical pertamaku?” Tanya Daehyun.JiYeon dengan cepat menoleh kea rah Daehyun kemudian membenarkan duduknya.
“Ne, kau melakukannya dengan baik..” JiYeon berusaha memberikan senyuman terbaiknya.
“Gomawo..” Daehyun tersenyum, ini membuat JiYeon kembali berusaha mengatur detak jantungnya yang mulai tak beraturan.
“Minji sering chatting denganku. Dan dia bercerita banyak tentangmu.”
“Jinjja?”
“Ne.. apa kau benar-benar menyukaiku?” Tanya Daehyun membuat JiYeon malu.
“Mmm..”
“Kau menyukaiku park Jiyeon?”
“Apa aku harus mengatakannya?”
“Tidak juga tidak apa-apa.. aku sudah mengetahuinya..tadinya aku hanya ingin mendengar langsung dari mulutmu..”
“Aku menyukaimu..” Kata JiYeon lirih. Daehyun menatap JiYeon sebentar lalu meminggirkan mobilnya.
“Aku tidak mendengarnya.. katakan lagi..”
“Daehyun Oppa Joahaeyo… neomu joahaeyo..” JiYeon menutupi mukanya karena malu.
“JiYeon-ah… harusnya kau mengatakannya dari dulu..” Daehyunmengacak-acak rambut JiYeon.
“Apa kau juga menyukaiku?” Tanya JiYeon memberanikan diri.
“Sekarang? Belum.. aku baru berbicara denganmu kali ini, dan tidak mungkin aku langsung menyukaimu.” Daehyun mulai melajukan mobilnya lagidan segera mengantar JiYeon pulang ke apartmentnya.
~*~*~*~*~
*JiYeon POV
                Sepertinya memang Daehyun tak akan pernah bisa menyukaiku.. lagipula kau harusnya sadar keadaanmu JiYeon-ah… gadis seperti Krystal saja pernah ia tolak cintanya,apalagi aku.. babo-ya!. Aku memukul mukul kepalaku sendiri. Kemudian aku masukke apartment, aku menyalakan lampu dan melihat Woohyun Oppa duduk menungguku.
“Bagaimana pertunjukannya?” Tanyanya selalu dengan senyum.
“Bagus.” Jawabku singkat.
“Gwenchanayo?” Tanyanya seperti tahu ada yang terjadipadaku.
“Gwenchanayo….”
“Kau beruntung,dramanya pindah jam tayang untuk hari ini..kaja menonton bersama..!” Dia meraih tanganku untuk segera menonton dramakesukaan kita. Dia sendiri tertatih untuk berjalan tapi malah menggenggamtanganku. Dasar Nam Woohyun.
~*~*~*~*~
--seminggu kemudian—
--di dalam subway--
“Minji-ya, apa kau tidak tau dimana lowongan kerja paruh waktu?” Tanyaku.
“Ani, waeyo?”Minji masih bermain PSP-nya.
“Aku ingin membelikan Woohyun kursi roda..”
“Mwoya? Kau terlalu peduli padanya. Bukankah dia sangat merepotkanmu.. uh jinjja!”
“Kau sepertinya sangat membenci Woohyun?”
“Ne, aku membencinya, dia sudah membuat JiYeon berubah. Apa hidupmu sudah terlalu nyaman hingga harus memperdulikannya terus-menerus? Lihat tubuhmu JiYeon.. kau sangat kurus sekarang.. lagipula kalau eommamu tahu soalini. kau bisa di pindahkan ke Busan!”
“Ssst… sudah Minji. Kecilkan suaramu! Aku malu.”
“Apa kau menyukai Woohyun?”
“A..ni..”
“Lalu?”
“Sudah berkali-kali aku bilang.. aku menganggapnya seperti kakakku sendiri. Aku hanya merasa dia bagian hidupku. Aku ingin selalu membuatnya tetap sehat..” Kataku mulai kesal pada Minji yang tidak pernah bisamengerti.
“Geurae. Lakukan saja apa yang kau mau.”
*ponsel minji berdering*
(…)
“Yeoboseyo… Ne Daehyun Oppa.. ada apa?” Minji mengangkat telpon dari Daehyun rupanya. Huh. Kenapa Daehyun tidak langsung menelpon padaku. Bukankah dia sudah tahuno.ponselku?
(…)
“Ah Ne.. aku akan kesana.. aku bersama JiYeon sekarang.”Minji menutup telponnya.
“Kita akan kemana?” Tanyaku.
“Berenang…”
“Berenang?” kataku meyakinkan.. berarti Daehyun mengajak Minji berenang.. kalau tidak ada aku mungkin mereka akan berenang bersama. Menyebalkan.
“Tapi kau tahu sendiri kan kalau aku tak bisa berenang.”Lanjutku.
“Aku juga kan JiYeon.. tenang saja.. Daehyun akan mengajari kita.. hehe..” katanya sangat senang. Aku berkata dalam hati, “Ige mwoya?Kenapa Minji sangat senang bisa berenang bersama Daehyun. Lama-lama yeoja ini sangat menyebalkan.”
--Di Kolam Renang—
                Kita bertiga sudah bersiap. Selesai melakukan pemanasan, kita segera menceburkan diri ke kolam renang. Daehyun membantuku untuk turun ke kolam. Aku sangat senang, ingin sekali aku melompat kegirangan kalau saja aku tidak punya rasamalu.
                Daehyunmengajariku berenang, tapi juga mengajari Minji berenang. Aku benar-benar cemburu, karena aku melihat Daehyun lebih banyak tersenyum saat bersama Minji.Tapi mungkin memang karena Minji lebih menyenangkan ketimbang aku yang mungkin sangat membosankan. Saat beristirahat, kita duduk di tepian kolam, Minji ketoilet dan kini hanya ada aku dan Daehyun.
                Kolam renangindoor ini sepi karena ini milik paman Daehyun dan hanya buka untuk umum padahari Senin dan Rabu.
“Berenang sangat susah..” Aku memulai pembicaraan.
“Susah karena belum bisa.. hehe..” Jawabnya tanpa menoleh kearahku.
“Kenapa mengajak kita berenang.?” Tanyaku.
“Minji bilang dia tidak bisa berenang, dan aku pernah berjanji mengajarinya kalau aku sedang tidak sibuk. Maka dari itu aku menelponnya. Kebetulan sekali ternyata kau juga tidak bisa berenang..”
“Minji memintamu untuk mengajarinya?”
“Ani, aku yang menawarinya.. kebetulan memang aku sangat suka berenang.”
“Mmm..” aku mulai lesu, apa mungkin Daehyun menyukai Minji?
“Jiyeon-ah..”
“Ne..”
“Apa yang kau suka dariku?”
“Suaramu..”
“Itu saja?”
“Ya itu saja.” Jawabku, karena memang aku menyukainya karena suaranya.. aku suka namja yang memiliki suara indah.
“Apa kau menyukai Minji?” Tanyaku karena sangat penasaran.
“Molla..” Jawabnya lagi-lagi tanpa menatapku. Ini menyebalkan, waktu itu saat aku menanyakan apa dia menyukaiku dia menjawab tidak, baru saja aku menanyakan apa dia menyukai Minji dan dia jawab Tidak tahu. Apa-apaan ini?
“Daehyun-ssi, apa kau tahu dimana tempat kerja paruh waktu?Aku sangat membutuhkan uang..”
“Berapa yang kau butuh? Aku akan membantumu.”
“Aniya.. aku tidak mau mendapatkan uangnya secara Cuma-Cuma.”
“Mmm.. aku akan menghubungimu jika ada.” Daehyun tersenyum.
“Gomawo..”
“Ne, cheonmaneyo.. ^^ . kemana Minji? Lama sekali… ayo kitab erenang lagi JiYeon..” Daehyun menceburkan tubuhnya ke kolam. Lalu menarikku untuk segera ikut masuk ke kolam. Kita kembali berenang bersama. Ini lebihmenyenangkan karena Minji belum juga keluar dari Toilet. Sebenarnya apa yang ialakukan di toilet.
--10 menit kemudian—
“JiYeon.. aku khawatir pada Minji.. kita harus melihatnya diToilet..”
“Aku juga khawatir..”
--Di Toilet—
*AuthorPOV
“Minji!” Teriak Daehyun yang melihat Minji sudah tergeletak pingsan.
“Minji-ya… bangun…” JiYeon mencoba mengoyak tubuh Minji.
“Apa dia sering seperti ini?” Tanya Daehyun.
“Tidak… aku baru pertama kali ini melihat dia pingsan. Ayocepat bawa ke rumah sakit.” Ajak JiYeon dan Daehyun segera menggendong Minji. JiYeon terlihat lesu menatap Daehyunyang menggendong Minji.

--SaatDi Rumah Sakit—
???

~TBC

1 komentar:

  1. annyeong visit yuk page fanfiction yang menampung fanfiction bercast utamakan Park Jiyeon T-ara, Kim Myung Soo Infinite, Bae Suzy Miss A dan Choi Minho Shinee. Visit dan join ya untuk jadi new author http://highschoolfanfiction.wordpress.com/

    BalasHapus